Minggu, 04 Mei 2014

Diam atau Pergi?


Apa kamu masih berharap buat dia yang menyukaimu saja tidak? Apa kamu masih mau berharap untuk dia yang sudah jelas-jelas menolak atas perasaan yang kamu punya untuk dia?  Hey, sadarlah dia sudah jelas-jelas menolak kamu dan artinya dia ingin kamu enyah dari kehidupan dia. Menjauh. Hilang ditelan bumi. Mungkin.

Apa kamu tahu bahwa kamu bukanlah satu-satunya orang yang berharap untuk dia? Bahwa kamu bukan satu-satunya orang yang rela menunggu dia berlama-lama? Dan apa yang terjadi ketika orang yang rela kamu tunggu sejak lama dan dia yang kamu harapkan memilih dia yang bukan kamu? Apa kamu siap dengan keputusan itu? Bersiaplah..

Mungkin seseorang yang bernasib sama denganmu karena telah memperjuangkan dia, sama seperti kamu kini berada diatas kamu yang mungkin sedang bersenang-senang karena usaha untuk memperjuangkan dia tidak sia-sia. Terlarut dalam rasa puas karena dia memilih dia yang bukan kamu.

Apa kamu masih ingin bertahan dalam harapmu yang tak mungkin bisa terbalas? Atau kamu berbalik arah, menjauh, mengalah, dan mengikhlaskan dia yang kini sudah bersama orang lain? Hanya kamu yang tahu dan hanya kamu yang dapat memutuskan apa yang mau kamu lakukan. Diam dalam kesakit hatian atau pergi mengobati luka dan perlahan melupakan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar