Jumat, 20 Juni 2014

Kiranya...

Entahlah, rupanya aku belum cukup bisa untuk melupakanmu dengan segera sesuai dengan apa yang kamu inginkan. Kiranya, aku masih ingin diberikan tambahan waktu untukku memusnahkannya. Memusnahkan segalanya tentangmu.

Kiranya, aku pernah berpikir dengan dangkal, hebatnya dirimu yang mampu memasukkanku kedalam lubang yang bernama cinta, dan kamu tutup dengan mudahnya lubang itu dengan batu yang besar hingga membuatku tak bisa keluar. Terperangkap dalam lubang cinta yang tak tahu bagaimana cara untuk lepas dari sana. Kamu membuatku terjebak didalamnya, karena semakin keras usahaku untuk membuka lubang itu, semakin kuat usahaku untuk mendorong lubang itu, entahlah, hanya sebuah usaha sia-sia yang kudapat. Yang ada aku semakin terluka karena itu.

Tertawalah sepuasmu, tertawalah dengan kencangnya karena kamu telah berhasil membuatku terpenjara akan permainan yang kuanggap indah itu. Tapi, entahlah aku hanya bisa tersenyum dan menelan segala sesak melihat kenyataan itu.

Katamu, kamu telah menutup rapat hatimu untuk siapapun yang tak sanggup untuk bisa menjadi sepertinya.

Kiranya,


Karenamu, akupun tak ingin membuka hati untuk siapapun yang tak bisa menjadi dirimu.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar